Sandal dan senter itu ditemukan pukul 14.38 WIB, Jumat (31/7/2009) di 400 meter menuju blank 75 atau tepatnya sebelah timur puncak Mahameru.
"Ya tadi siang pukul 14.38 WIB sandal dan senter Andika ditemukan tim SAR Advanc atau gabungan dari tim SAR Lumajang dan TNBTS," jelas Kepala Bidang Pengelolahan Taman Nasional Wilayah II aman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Ir Anggoro kepada detiksurabaya.com saat berada di pos Ranupane.
Anggoro menjelaskan, saat ini usaha pencarian korban hilang itu telah diterjunkan 5 tim. Dari 5 tim tersebut terdiri dari beberapa orang, diantaranya ada 5 hingga 10 orang.
Sementara dalam proses pencarian korban, pihaknya melarang keluarga ikut dalam tim SAR. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan khawatir mengganggu proses pencarian.
"Alam dan gunung itu tidak bisa ditebak, sewaktu-waktu ada badai kita tidak tahu. Jadi lebih amannya keluarga tidak kita ikutkan serta dalam pencarian," tambah Anggoro.
Sedangkan keluarga korban, kata Anggoro, tiba di Desa Ranupane semalam sekitar pukul 19.00 WIB. Dan keluarga korban saat ini dianggap tim SAR masih dalam kondisi tidak stabil, sehingga dijauhkan dari wartawan dan warga.
(fat/fat)










































