Santri yang diduga terjangkit virus A-H1N1 sebanyak 36 orang. Terdiri dari 22 santri wanita dan 14 santri pria. Semuanya diketahui mengalami demam tinggi disertai batuk pilek. Selain itu, bibir para santri juga terlihat membiru. 12 diantaranya kondisi kesehatannya lemah.
"Mulai hari kamis sore kemarin santri kami tiba-tiba banyak yang mengalami demam tinggi, batuk dan pilek," jelas Humas Ponpes Salafiyah Safi'iyah, HJ. Ikhtiningwartini saat mengantar detiksurabaya.com ke asrama putri, Jumat (31/7/2009).
Diduga ke-36 santri itu tertular dari dua santri perempuan yang sehari sebelumnya diketahui menderita sakit dengan gejala serupa. Namun ke-2 santri perempuan tersebut kini kondisi kesehatannya sudah pulih.
Pihak ponpes khawatir jika santri mereka tersebut terjangkit flu babi dan akan menular ke ratusan santri lainnya. Pasalnya, ciri-ciri flu babi seperti demam tinggi, batuk dan pilek persis dengan apa yang diderita para santri.
"Kami jika ini adalah flu babi," singkat Ikhtiningwartini.
Ironisnya, saat pihak ponpes melapor ke puskesmas setempat, tidak ada tanggapan berarti. Penanganan medis baru dilakukan Jumat pagi. Itu pun hanya ala kadarnya. Para santri yang sakit terutama yang parah hanya dirawat di kamar-kamar asrama ponpes. (fat/fat)











































