Mantan Bupati Blitar Tutup Usia

Terpidana Korupsi Rp 92 Miliar

Mantan Bupati Blitar Tutup Usia

- detikNews
Senin, 27 Jul 2009 11:51 WIB
Blitar - Mantan Bupati Kabupaten Blitar yang juga terpidana kasus korupsi APBD 1999-2004 senilai Rp 92 Miliar, Imam Muhadi tutup usia. Imam Muhadi meninggal Minggu (26/7/2009) malam di RSD Mardi Waloyo Kota Blitar akibat penyakit jantung koroner.

Dokter Lapas klas IIB Kota Blitar, Dr Darma mengatakan Imam Muhadi meninggal akibat penyakit jantung yang dideritanya. Darma mengaku, Imam Muhadi meninggal sekitar pukul 21.30 WIB. "Imam Muhadi Meninggal semalam pukul 21.30 WIB, akibat penyakit jantung," katanya kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Senin (27/7/2009).

Dijelaskan oleh Darma, sebelumnya Imam Muhadi sudah mengidap penyakit jantung koroner. Bahkan sebelumnya Imam Muhadi sempat dirawat di salah satu rumah sakit jantung di Jakarta selama empat hari. Imam dirawat di rumah sakit tersebut untuk dilakukan operasi pemasangan ring pada jantung.

Setelah operasi pemasangan ring, kondisi Imam Muhadi kembali stabil. Sehingga dia kembali menjalani masa kurungan di lapas. "Setelah operasi tersebut kondisinya sebenarnya sudah stabil, meski begitu tidak ada yang bisa menjamin jika operasi pemasangan tersebut dapat berjalan baik terus," tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Kasi Binadik Lapas Blitar, Andik Irawan. Menurutnya penyebab kematian Imam Muhadi akibat penyakit jantung.

"Barang kali meninggalnya akibat penyakit jantungnya, sebab baru hari Jumat kemarin beliau pulang dari menjalani perawatan di Jakarta," jelasnya.

Andik mengaku, Imam Muhadi masih menjalani masa kurungan penjara selama 6 tahun. Imam Muhadi sendiri divonis pengadilan negeri Blitar selama 10 tahun penjara akibat kasus korupsi dana APBD  senilai Rp 92 miliar pada tahun 2004 lalu.

"Beliau masih menjalani masa hukuman sekitar 6 tahunan dari total masa hukuman 10 tahun kurungan penjara," pungkas Andik.

Sementara Humas RSUD Mardi Woloyo Kota Blitar, Rita Triana mengakui meninggalnya Imam Muhadi di RSD Mardi Woloyo. "Beliau memang meninggal di RS Mardi Woloyo semalam," terangnya.
(fat/fat)
Berita Terkait