Pelaku terpaksa ditembak kaki kanannya karena berusaha melarikan diri saat akan dibekuk di Jalan Raya di Jimbaran, Bali.
"Kami bisa tangkap pelaku curanmor itu, berkat pengakuan dari penadah," ujar Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Kusmindar kepada wartawan di Mapolres di Jalan Alun-alun Utara, Sabtu (25/7/2009).
Dari hasil pemeriksaan diketahui setiap beraksi pelaku selalu bersama 3 rekannya. Mereka biasanya tak segan-segan melukai korban yang melawan saat merampas sepeda motor buruanya.
Modus yang mereka gunakan, menurut Kurniawan adalah menggunakan kunci T untuk merusak kunci motor korbannya. Bahkan senjata tajan jenis clurit tak lupa di bawa jika beraksi.
"Saya hanya beri petunjuk saja pak, sedangkan yang melakukan 3 rekan saya," tambah Kurniawan bapak satu anak ini.
Komplotan Kurniawan ini setelah berhasil menjalan aksinya selalu berfoya-foya. Bakan jika kegiatanya terendus polisi, mereka kabur ke sejumlah daerah seperti Kalimantan, Surabaya dan Bali. Selama dipelarian mereka bekerja sebagai kuli bangunan.
Kini polisi masih melakukan pengejaran 3 pelaku ranmor komplotan Kurniawan setelah mendapat informasi. "Dia kami tahan. 3 nama yang sudah kami kantongi, tinggal menangkap saja," ujar Kusmindar.
(bdh/bdh)











































