Selain menghanguskan rumah, pemiliknya, Mbah Juara (72) yang tak sempat meloloskan diri tewas terpanggang di kamar bagian belakang. Api cepat merembet di rumah berukuran 5x10 meter yang terbuat dari anyaman bambu, karena meteran listrik menyambar plafon rumah.
Informasi yang berhasil dihimpun, saat terjadi kebakaran korban sedang tertidur pulas. Bahkan sebelum terbakar, warga mendengar suara ledakan dari meteran listrik di depan rumahnya.
"Ada ledakan keras, lalu mucul kobaran api dari rumah Mbah Juara," kata Jefri (19) salah satu saksi mata kepada detiksurabaya.com di lokasi.
Mengetahui adanya kebakaran, warga berdatangan membantu memadamkan api menggunakan alat sekadarnya. Sedangkan warga kesulitan saat akan menolong korban, semua pintu di kunci dari dalam. Mobil PMK yang datang pun tak mampu membantu lebih banyak.
Sementara korban yang tewas mengalami luka bakar cukup parah di sekujur tubuh dibawa ke RS Dr Haryoto Lumajang untuk divisum. Sedangkan rumah korban saat ini telah dipasang police line.
(fat/fat)











































