3 Proyektil Peluru Nyasar ke Rumah Warga di Pacitan

3 Proyektil Peluru Nyasar ke Rumah Warga di Pacitan

- detikNews
Rabu, 22 Jul 2009 16:09 WIB
3 Proyektil Peluru Nyasar ke Rumah Warga di Pacitan
Pacitan - Warga Desa Katipugal, Kecamatan Kebonagung, Pacitan geger. Tiga butir anak peluru masing-masing sebesar ibu jari orang dewasa itu jatuh pada tiga lokasi berbeda. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun peristiwa tersebut sempat menyita perhatian warga sekitar.

Peluru pertama jatuh sekitar pukul 09.30 WIB mengenai rumah milik Said (45) di RT 1 RW 1 Dusun Krajan. Akibatnya, bagian depan teras berlubang hingga tembus ke lantai tegel di bawahnya.

"Sebelumnya saya mendengar bunyi ledakan keras dari udara. Saat itu saya ada di belakang rumah. Waktu saya pulang, ternyata teras saya sudah bolong," ungkap Suprihatin (40), istri Said ditemui detiksurabaya.com di rumahnya, Rabu (22/7/2009).

Selain di rumah Said, benda sepanjang 3 centimeter itu juga menembus atap milik Ginem (55) yang berjarak 1 kilometer dari titik pertama. Rumah milik wanita tua yang berlokasi di Dusun Klepu itu mengalami rusak ringan pada bagian genting hingga tembus ke lantai.

Satu titik lainnya berada berjarak sekitar 150 meter dari titik kedua. Beruntung, proyektil warna biru itu tidak mengenai bangunan melainkan menancap di tanah persis di bahu jalan desa.

"Pas saya lewat ada orang ramai-ramai, katanya ada peluru jatuh. Waktu itu saya lihat ada lubang seperti bekas linggis. Setelah saya dekati tenyata benda itu," ujar Sogimin (53) saksi mata.

Sogimin menduga, masih ada proyektil lain yang jatuh di sekitar lokasi tersebut. Pasalnya, ada petani yang sedang berada di ladang mengaku melihat benda jatuh di sampingnya. Hanya saja, setelah dilakukan pencarian benda tersebut belum ditemukan.

Kapolsek Kebonagung AKP Slamet Hariadi dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian menjelaskan, ketiga proyektil yang ditemukan saat ini diamankan Tim Satreskrim Polres Pacitan. Sejauh ini belum diketahui dari mana asal muasal benda tersebut.

"Ini anak peluru biasa, mungkin hanya nyasar. Dan ini baru pertama kalinya terjadi," pungkas dia. (bdh/bdh)
Berita Terkait