Penggali Kubur Temukan Bom Aktif

Penggali Kubur Temukan Bom Aktif

- detikNews
Rabu, 22 Jul 2009 14:28 WIB
Jombang - Sebuah bom yang diduga masih aktif, ditemukan warga di Tempat Pemakaman Islam Desa Brudu, Kecamatan Sumobito, Jombang, Rabu (22/7/2009). Bom itu diketahui setelah terbentur cangkul warga yang sedang menggali makam di desa itu.

"Kira-kira setengah meter, cangkul mengenai besi. Kami kira itu besi biasa, namun setelah kami gali lebih dalam, ternyata sebuah besi mirip rudal," kata Syahroni (38), warga Desa Brudu, yang ikut menggali makam guna persiapan pemakaman warga setempat.

Setelah diketahui seperti bom, warga lalu melapor ke kepala desa dan diteruskan ke Polsek Sumobito. Oleh petugas Polsek Sumobito, temuan itu dilaporkan ke Polres Jombang. Setelah dicek, besi dengan panjang 79 sentimeter itu dipastikan sebagai bom.

Dari kondisi fisik, polisi memperkirakan bom itu peninggalan dari agresi militer Belanda saat masa revolusi kemerdekaan. "Desa ini dulunya dikenal sebagai markas pasukan Belanda," kata Kepala Desa Brudu, Ahmad Syamsi (48) dengan nada bercerita.

Penemuan bom ini menarik perhatian Polres Jombang. Sebab penemuan ini tidak lama setelah aksi bom bunuh diri di JW Marriott dan Rirz-Carlton, Jakarta. Namun setelah dicek, bahan peledak itu bukan barang baru, melainkan peninggalan masa revolusi kemerdekaan.

Perhatian Polres Jombang atas temuan bom itu, terlihat dari kehadiran Wakapolres Jombang Kompol Deden S Imhar di lokasi itu. "Kami belum memastikan. Tapi kalau melihat kondisi fisik, sepertinya sudah lama terpendam di tanah," kata Deden.

Dengan berat sekitar 50 kilogram, Deden memperikirakan bom itu memiliki daya ledak tinggi. Karena menduga masih aktif, Polres Jombang menunggu kedatangan Tim Jihandak Gegana Polda Jawa Timur, untuk mengevakuasi bom itu.

(bdh/bdh)
Berita Terkait