Dampak Bom Jakarta, Kunjungan Wisman ke Malang Turun Drastis

Dampak Bom Jakarta, Kunjungan Wisman ke Malang Turun Drastis

- detikNews
Selasa, 21 Jul 2009 09:52 WIB
Malang - Sejak ledakan bom di Jakarta, kunjungan wisatawan mancanegara di Malang melorot tajam. Data Malang Tourism Information Center (MTIC), 1.000 jumlah wisatawan asing yang mengagendakan berkunjung ke Malang bulan ini, 80 persen resmi dibatalkan.

"Banyak wisatawan asing membatalkan kunjungannya ke Malang. Pasca terjadinya bom di JW Marriott dan Ritz-Carlton," kata Direktur MTIC Sugianto saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (21/7/2009).

Terlebih, kata Sugianto, Australia mengeluarkan travel warning bagi warganya untuk berkunjung ke Indonesia karena dinilai rawan dan berbahaya dari ancaman teroris.

Menurut Sugianto, semua agenda kunjungan yang dibatalkan karena alasan keamanan. Banyak pembatalan dilakukan mendadak. Setelah mengetahui kejadian itu. "80 persen yang telah membatalkan kunjungan itu, mempunyai alasan yang sama yakni faktor keamanan," jelasnya.

Sugianto menambahkan, kejadian itu juga akan mengancam kelangsungan usaha wisata di Malang maupun di daerah lain. Pasalnya, diprediksikan jumlah kunjungan wisatawan asing akan terus mengalami kemerosotan. Padahal sejak tiga tahun terakhir jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Malang telah mengalami kenaikan.

"Di tahun 2008 jumlah wisatawan asing mencapai 500-600 orang. Sedangkan pada enam bulan pertama tahun 2009 melonjak hingga lebih dari seribu orang," ungkapnya.

Dia menambahkan, berkunjung ke Malang sangat digemari para turis. Selain biayanya murah, sekaligus bisa bernostalgia terutama turis Belanda yang memilih Paket Tur ke Bromo.

Para wisatawan bisa menjelajah kawasan berarsitektur kolonial. Seperti di kawasan Ijen dan pantai di Malang Selatan. Rata-rata wisatawan asing berasal dari Australia, Eropa, Korea, Jepang, China, Singapura, Hongkong dan Amerika Serikat. (fat/fat)
Berita Terkait