Direktur RSD Moh Anwar Kabupaten Sumenep, dr Zulkifli Mahmudz mengatakan, meski RSD Sumenep bukan rumah sakit yang direkomendasikan untuk menerima pasien yang terjangkit flu babi, tapi tetap siaga, baik tenaga medis maupun persiapan ruang isolasi sebagai tempat transit pasien sebelum dirujuk ke RS dr Soetomo Surabaya.
"Kamar isolasi itu sebagai tempat transit bagi pasien yang terjangkit virus flu babi maupun virus lain seperti flu burung dan jenis penyakit lain yang sifatnya sangat membahayakan," terang Zulkifli pada detiksurabaya.com di RSD dr Soetomo Sumenep, Jalan dr Cipto, Minggu (19/7/2009).
Kemungkinan besar, kata dia, virus flu babi sewaktu-waktu akan merebak di Sumenep terutama kepulauan, sebab warga pulau Kangean, Raas dan sejumlah pulau lainnya banyak yang bekerja diluar negeri, seperti di Malaysia, Hongkong, Timur Tengah. "Sejak satu bulan terakhir ini banyak TKI dan TKW yang pulang kampung," ungkapnya.
Menurut dia, para TKI dan TKW itu perlu pengawasan ketat. Jika perlu harus melalui deteksi medis lebih awal sebelum pulang kampung. Namun dia juga mengingatkan agar tidak mengkucilkan mereka. "Ini semua hanya langka awal agar tidak ada kasus flu babi yang tidak terdeteksi," pungkasnya.
(bdh/bdh)











































