Salah satu tim dokter forensik RS Bhayangkara Polda Jatim, AKBP dr Hery Wijatmoko mengatakan jika pihaknya akan mengambil sampel DNA dari 5 potongan tersebut untuk mengetahui bahwa tubuh itu merupakan satu bagian.
"Kita akan mengambil sampel DNA-nya pagi ini. Ini untuk mencocokkan apakah satu bagian dari 5 potongan tubuh tersebut utuh bisa utuh. Namun dari bagian tubuh ini kurang kepala, dada dan tangan," jelas dr Hery di saat di kamar jenazah RSUD Dr Soedono Jalan Sumbawa Kota Madiun, Selasa (14/7/2009).
Dia menambahkan pihaknya belum bisa memberikan keterangan hingga proses otopsi selesai. Sebab otopsi dan pemeriksaan DNA ini membutuhkan proses lama.
"Perlu proses mas kita belum bisa memutuskan kapan selesai," tambah dr Hery singkat sembari masuk ke kamar jenazah.
Sebelumnya, warga digemparkan penemuan potongan tubuh 2 hari berturut-turut sejak Minggu (12/7/2009) sore. Saat itu sesosok mayat wanita tanpa kepala ditemukan di sekitar wisata Telaga Sarangan Magetan.
Namun sehari kemudian warga geger karena menemukan potongan sepasang paha dan kaki di Dusun Ngroto Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan. Jaraknya hanya 500 meter tak jauh di atas dari lokasi temuan potongan badan sebelumnya. (fat/fat)










































