Suara SBY Terkapar, JK Mutlak di Ponpes Kiai Alawi Sampang

3 TPS Hitung Lebih Awal

Suara SBY Terkapar, JK Mutlak di Ponpes Kiai Alawi Sampang

- detikNews
Rabu, 08 Jul 2009 13:35 WIB
Suara SBY Terkapar, JK Mutlak di Ponpes Kiai Alawi Sampang
Sampang - Sebanyak 3 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Sampang, Madura melakukan penhitungan hasil suara pilpres lebih awal dari waktu yang ditentukan.

Penghitungan dimulai pukul 12.00 Wib, padahal dalam aturan penghitungan harus dimulai pada pukul 13.00 Wib.

TPS yang dihitung sebelum waktunya tersebut yakni TPS 5, 6 dan 7 Desa Tangkumung Kecamatan Kota Sampang. Ke 3 TPS tersebut hak pilihnya mayoritas santri pondok pesantren yang diasuh KH Alawi Mohammad.

Ketua KPPS 5 Desa Tangkumun, Afandi menjelaskan penghitungan suara pilpres dilakukan lebih awal karena sudah ada kesepakatan antara saksi dari dua pasangan calon yakni saksi dari JK-Win dan SBY-Boediono.

"Berdasar kesepakatan itulah, penghitungan dilakukan lebih awal. Selain itu, pemilih yang ada di DPT sudah mencontreng semuanya," tegas Afandi pada wartawan usai melakukan penghitungan di TPS 5, Rabu (8/7/2009).

Di TPS 5, pasangan calon presiden JK-Win menang mutlak. Dari 417 DPT semuanya mencontreng pasangan yang dijagokan Golkar tersebut. Untuk TPS 6 Mega-Prabowo mendapatkan 8 suara, SBY-Boediono 9 suara dan JK-Win meraup hingga 360 suara.

Sedangkan di TPS 7 pasangan Mega-Pro mendapat 4 suara, SBY-Boediono 44 suara dan JK-Win 358 suara.

Namun penghitungan cepat itu menuai persoalan. Ketua Panwaslu Kabupaten Sampang, Khairul Multazam menyesalkan. Karena itu dia meminta agar penghitungan diulang. "TPS yang dihitung belum waktunya harus dihitung kembali," tegas Kahirul dihubungi wartawan.

Untuk itu, 3 TPS yang dihitung lebih awal tersebut akan direkomendasikan dihitung ulang. "Kami masih melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan panwascam setempat,” pungkasnya.

(gik/gik)
Berita Terkait