Kedua pelaku yakni, Edi warga Surabaya dan Purwadi, warga Banyuwangi. Sedangkan istri salah satu tersangka berhasil melarikan diri saat akan ditangkap.
Edi, ditembak lantaran berusaha merebut senjata milik petugas yang akan berusaha menangkapnya. Kini pria berumur 39 tahun ini tergolek lemah di UGD RSUD dr Soegiri, Lamongan. Sedangkan Purwadi, harus merasakan sakit di sekujur tubuhnya terutama bagian wajah karena terkena pukulan petugas. Pria asal Desa/kecamatan Curing, Banyuwangi ini setelah menjalani perawatan di rumah sakit langsung dibawa petugas ke Mapolres Lamongan untuk menjalani pemeriksaan.
Kapolres Lamongan, AKBP Imam Sayuti kepada wartawan, Minggu (6/7/2009) mengatakan, berdasarkan catatan petugas, dalam hitungan satu bulan terakhir sindikat ini sudah melakukan pencurian kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua di 7 TKP. "Penangkapan ini sempat diwarnai kejar-kejaran di jalur pantura Lamongan," katanya.
Lebih jauh, Imam mengatakan, petugas sudah melakukan tembakan ke udara sebagai peringatan, bahkan petugas juga sudah melakukan tembakan ke mobil yang mereka tumpangi. Tapi, mereka tetap berusaha kabur dan laju mobil yang mereka tumpangi semakin cepat.
Namun, lanjut Imam, di Desa/kecamatan pucuk Lamongan terdapat kemacetan dan mereka keluar dari mobil dan berusaha melarikan diri. "Akhirnya petugas melumpuhkan tersangka dengan menembaknya lantaran berusaha merebut senjata petugas saat penangkapan," terangnya.
Imam mengungkapkan, saat ini petugas sedang melakukan pengejaran terhadap Astuti, salah satu anggota sindikat yang juga istri Edi, salah seorang tersangka yang sudah diamankan petugas. Sedangkan sebuah mobil bernopol L 1806 GQ yang dipakai tersangka saat ini diamankan di Mapolres Lamongan.
(bdh/bdh)











































