Mereka justru tertimpa pagar peternakan yang mendadak roboh, hingga menyebabkan 1 orang tewas bernama Suliani. Korban tewas saat perjalanan dibawa ke rumah sakit. Sementara Anton Muksin mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki. Dia dirawat intensif di RSUD Pelem Pare.
Informasi detiksurabaya.com menyebutkan, peristiwa itu bermula saat keduanya memanen jagung yang tak jauh dari rumahnya, kemarin. Saat menjalankan aktivitasnya, cuaca mendadak hujan deras. Keduanya pun memilih berteduh di tepi pagar bangunan peternakan ayam.
Tanpa diketahui penyebabnya dinding pagar setinggi 3 meter yang dijadikan tempat berteduh roboh. Keduanya pun tak dapat menghindar.
"Kami tahu ada orang tertimpa pagar setelah mendengar suara gemuruh. Saat itu juga kami langsung menolong, tapi yang satu meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Harun, warga sekaligus saksi mata yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, Sabtu (4/7/2009).
Harun menduga, robohnya pagar itu karena posisinya belum sempurna dalam pengerjaannya.
"Nggak ada angin kencang saat itu. Perkiraan saya ini akibat pagar yang masih labil, karena memang baru kemarin selesai dibangun," ujarnya.
Secara terpisah Kanit Reskrim Polsek Papar Aiptu Suyatno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Menurutnya, pihaknya menyimpulkan kejadian tersebut murni kecelakaan.
"Olah TKP dan usaha memintai keterangan ke sejumlah saksi sudah kami lakukan dan hasilnya kami menyimpulkan kejadian itu murni kecelakaan," jelas Suyatno. (fat/fat)










































