Beberapa mahasiswa mengaku menerima SMS tersebut. Berbeda di UT, mahasiswa banyak yang panik setelah menerima SMS tersebut, namun mahasiswa Stikes Kota Kediri menganggap hal itu sebagai sesuatu yang biasa. Karena SMS itu virus yang merusak sistem kerja handphone (HP).
Salah satu mahasiswa asal Stikes Kota Kediri Stevanus Rumbiak mendapat SMS itu mulai kemarin. Menurutnya beberapa temannya sudah menerima SMS beberapa waktu lalu. Sama dengan orang lain, HP-nya langsung mati saat menerima SMS. Dia pun bertanya-tanya mengenai SMS tersebut. Dari jawaban beberapa orang yang dia temui kalau itulah adalah virus biasa.
Hal senada juga diungkapkan oleh Yulianto (22) mahasiswa Stikes jika dia menerima SMS tersebut sejak tiga hari yang lalu. Sudah 7 kali SMS dengan nada yang sama masuk ke HP-nya.
"Sampai hari ini di HP dia sudah menerima SMS dari nomor yang sama. Anehnya SMS itu tidak bisa dihapus. Sudah 7 kali menerima, isinya sama dan nomornya sama," kata Yulianto kepada detiksurabaya.com, Minggu (28/6/2009).
Yuli mengatakan dirinya juga tidak bisa mengetahui nomor telepon yang mengirimnya SMS karena tiap kali mengarahkan ke SMS tersebut, HP milik selalu mati. "Sama dengan yang dulu. Setiap kali buka SMS itu, HP langsung mati," tuturnya. (fat/fat)











































