Surat suara yang kurang mencapai 5 ribu lembar. Kekurangan surat suara tersebut diketahui pada saat KPU Sumenep melakukan pendistribusian surat suara yang akan dikirim ke Pulau Masalembu.
"Kekurangan surat suara ini membuat saya ketar-ketir, karena Sumenep mempunyai banyak pulau dan tidak setiap saat ada transportasi laut. Bahkan, yang ke Masalembu harus dikirim melalui Surabaya," kata Anggota KPU Sumenep, Moh. Ilyas kepada detiksurabaya.com di kantornya Jalan Asta Tinggi, Kebonagung, Sumenep, Minggu (28/6/2009).
Ilyas mengaku alat bantu bagi tuna netra seharusnya ada di tiap tempat pemungutan suara (TPS), namun Sumenep sama sekali tidak ada. "Kalau tetap tidak ada persediaan dari KPU pusat, dapat dipastikan tuna netra tidak akan bisa menyalurkan hak pilihnya pada pilpres mendatang," terangnya.
Namun dia mengaku tetap akan melakukan komunikasi dengan KPU pusat agar semua kekurangan logistik Pilpres cepat teratasi. "Untuk kekurangan SS, pihak sekretariat KPU Sumenep sudah berangkat ke Jakarta," pungkasnya. (fat/fat)










































