"Volume atau ketinggian semburan yang mengeluarkan material pasir dan air mulai turun. Kini ketinggiannya hanya sekitar 1 hingga 2 meter," kata Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Zulkarnaen kepada wartawan di lokasi, Sabtu (27/6/2009).
Menurut Zulkarnaen jumlah bubble baru saat ada 4 titik yang letaknya tidak jauh dari bubble yang muncul kemarin.
Sementara gas yang keluar dari semburan, lanjut Zul adalah Cellogas (gas lapisan dangkal) yang didalamnya terdapat gas metan, CO dan CO2.
Semburan tersebut dikarenakan akibat rekahan dan bukan disebabkan oleh semburan lumpur Lapindo. "Semburan dan banyaknya bubble ini disebabkan rekahan, bukan dari sumber pusat semburan," jelasnya.
Dari pantauan detiksurabaya.com, luapan material dari semburan saat sudah menggenangi jalan di kawasan Jalan beringin. Sementara, pihak BPLS terus melakukan pemantauan terhadap semburan baru tersebut.
(bdh/bdh)










































