Pabrik Miras Palsu Digerebek

Pabrik Miras Palsu Digerebek

- detikNews
Selasa, 23 Jun 2009 15:44 WIB
Pabrik Miras Palsu Digerebek
Sidoarjo - Pabrik minuman keras (miras) palsu di Jalan Gubernur Sunandar Priyo Sudarmo, Desa Jrebeng, Krian, Sidoarjo, digerebek polisi. Dari tempat itu polisi mengamankan seorang tersangka, ratusan botol miras palsu, ratusan liter alkohol, stiker, bahan pembuat miras dan peralatan produksi miras.

"Produsennya, Juyani (34), warga Dawarblandong, Mojokerto kami tahan sedangkan 4 karyawannya kami jadikan saksi," ujar Kasat Reskrim Polwiltabes Surabaya, AKBP Susanto, kepada wartawan di mapolwiltabes, Jalan Taman Sikatan, Selasa (23/6/2009).

Susanto menerangkan bahwa yang diproduksi Juyani adalah miras merk Mansion dan Vodka. Dengan mencampur air plus alkohol sekenanya, hasilnya dituang ke dalam botol yang dibeli dari pasar loak. Botol yang sudah dibersihkan dan ditempel stiker palsu itu lantas ditutup dengan tutup yang dipesan dari Jawa Tengah. Untuk memberikan segel dan merapatkan tutup, sebuah alat digunakan untuk melakukannya.

"Yang asli kadar alkoholnya 40 %, yang palsu lebih dari 60 %,"tambah Susanto.

Miras yang palsu itu, lanjut Susanto, dibuat dari campuran air, alkohol, pemanis dan caramel sehingga menghasilkan metanol yang selain bisa mengakibatkan kematian, efek jangka panjangnya bisa mengakibatkan kebutaan. Sedangkan miras yang asli terbuat dari etanol.

Juyani sendiri sudah memproduksi miras itu sejak Maret 2008. Dalam sehari, Juyani bisa memproduksi miras hingga 15 kardus. Satu kardus berisi 24 botol besar (350 ml) atau 48 botol kecil (250 ml).

Hasilnya dipasarkan ke Timika - Papua dengan harga Rp 300 ribu per kardus untuk botol besar dan Rp 400 ribu per kardus untuk botol kecil.

"Dari luar tidak ada perbedaan yang palsu dan asli. Kalau ingin membedakan, anda harus meminumnya," tandas Susanto.
(iwd/bdh)
Berita Terkait