Namun tim dokter tidak akan melakukan operasi atau tindakan medis. Dokter hanya melakukan dan mempertahankan kelangsungan hidup pasien (survive).
"Kita tidak akan melakukan operasi, karena hal itu justru membahayakan. Bukan tujuannya yang tercapai, malah membahayakan pasien. Tujuan operasi kan untuk menyembuhkan dan menghilangkan gangguan pada pasien. Jika kasusnya ini tentu saja justru membahayakan," kata ahli bedah kanker dan staf medis RSU dr Soetomo Surabaya, dr Heru Purwanto SpBOnk saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (23/6/2009).
Bila pasien mengalami kesulitan nafas, maka dilakukan perbaikan saluran nafas. Bila merasakan nyeri dan perih maka akan diberi obat anti nyeri.
"Yang mengherankan kenapa kondisi itu dibiarkan hingga menggerogoti wajahnya. Padahal saat kondisi masih dini, operasi pada pasien yang mengalami basal lioma (Kanker dari sel basa) bisa disembuhkan 100%," tegasnya.
Heru pun mengimbau agar terhindar dari basal lioma yang sering dialami warga Australia ini dengan mengetahui ciri-cirinya yakni, waspada tahi lalat yang gatal terus menerus, rontoknya rambut di tahi lalat, luka borok yang tak kunjung sembuh dan kulit yang rawan terhadap paparan sinar matahari.
Anda ingin membantu meringankan beban Ibu Sumini? gabung yuk dengan detikers di forum.detiksurabaya.com. (fat/fat)