Es Tawon di Jalan Aris Munandar, Kota Malang ini banyak dikunjungi masyarakat saat suhu panas mencapai puncaknya di siang hari.
Tapi jangan keliru, Es Tawon yang didirikan sejak tahun 1955 lalu oleh Ny Mis ini menyuguhkan salah satu bahan baku dari tawon. Melainkan bahan baku es pada umumnya yakni Cin Cau, dawet, kacang hijau, ditambah gula merah.
Usul punya usul nama itu dibuat, lantaran saat gula asli itu sejak pertama kali dibuat, banyak tawon berebut memenuhi wadah atau tempat gula merah. Dari kondisi itu, disebutlah nama es tawon. Usaha es ini sendiri sudah dikelola dua generasi dan menjadi jargon.
"Karena dikerubuti tawon, nenek saya menamakan Es Tawon," ujar Cipto (30), cucu dari Ny Mis yang kini menjalankan usaha keluarga ini.
Menurut Cipto, kedatangan puluhan tawon sekarang ini lebih sedikit daripada sebelumnya. Itu dikarenakan banyak pohon-pohon di sekitarnya ditebang.
"Pohon-pohon di sekitar sini banyak yang sudah ditebang, jadi ini mempengaruhi kedatangan tawon. Bahkan jumlah tawon yang datang tidak kayak dulu," tuturnya.
Meski demikian Es Tawon milik Cipto masih digemari masyarakat untuk melepas dahaga. Disajikan di sebuah gelas besar, harg anya cukup murah. Para pembeli bisa menghilangkan dahaga sejenak.
(fat/fat)











































