Dinkes Simpulkan Ernawati Bukan Korban Malpraktek

Ernawati Cacat Usai Caesar

Dinkes Simpulkan Ernawati Bukan Korban Malpraktek

- detikNews
Jumat, 19 Jun 2009 23:07 WIB
Dinkes Simpulkan Ernawati Bukan Korban Malpraktek
Malang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang menyimpulkan kondisi Ernawati (30) yang mengalami kelumpuhan dan kebutaan, pascaoperasi caesar di RS Bela Kesehatan Bokor, Turen disebabkan oleh pengaruh obat yang dikonsumsi ibu rumah tangga asal Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang tersebut.

Laporan kronologis penanganan medis dari RS Bela Kesehatan Bokor sudah diterima Dinkes dan menyimpulkan kondisi pasien disebabkan karena ketidaktahanan tubuh atas pengaruh obat yang dikonsumsi.

"Jadi bukan karena dampak dari operasi caesar yang dilakukan tim dokter," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dr Agus Wahyu Arifin saat menghubungi detiksurabaya.com melalui telpon selulernya, Jumat malam (19/6/2009).

Agus menambahkan, telah disepakati oleh pihak rumah sakit untuk memberikan penanganan medis terhadap pasien hingga sembuh total kepada Ernawati. Keputusan ini dari hasil mediasi yang dilakukan Pemerintah Desa Druju dan Dinkes Kabupaten Malang.

"Kalau bisa malam ini juga pasien sudah mendapat perawatan di RS Bokor," imbuhnya.

RS Bela Kesehatan Bokor, lanjut Agus, juga mempersiapkan tim medis yang khusus akan menangani pasien tersebut. Tim medis tersebut dari dokter spesialis saraf, penyakit dalam, dan kandungan. "Nantinya akan ada tindakan serius oleh pihak rumah sakit," tegasnya.

Seperti diberitakan, berawal perut sakit saat kandungan berusia 7 bulan, Ernawati (30), warga Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, menjalani operasi caesar oleh tim medis RS. Bela Kesehatan Bokor, Turen, 25 Mei 2009 lalu.

Pasca menjalani operasi, ibu yang melahirkan dua bayi kembar berjenis kelamin laki-laki ini mengalami kelumpuhan dan kebutaan, serta satu dari dua bayi laki-lakinya tewas diduga diakibatkan pengaruh racun dari air ketubannya yang pecah. Dugaan malpraktek pun muncul.
(gik/gik)
Berita Terkait