Lepas 2 Herder, Adik Ipar Majikan Aniaya Sopir Truk

Lepas 2 Herder, Adik Ipar Majikan Aniaya Sopir Truk

- detikNews
Jumat, 19 Jun 2009 17:30 WIB
Lepas 2 Herder, Adik Ipar Majikan Aniaya Sopir Truk
Pacitan - Nasib Ponimin (39) sungguh malang. Gara-gara dikeroyok dua ekor anjing, warga Desa Mangunharjo, Kecamatan Arjosari Pacitan itu terpaksa dirawat di rumah sakit.

Bahkan akibat banyaknya luka robek, puluhan jahitan menempel di tubuhnya. Bukan itu saja, sebagian anggota badan nampak memar karena pukulan pemilik anjing. Peristiwa itu bermula, saat korban yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi truk berangkat dari Pacitan ke wilayah Kecamatan Ngadirojo untuk mengirim semen.

Setibanya di SPBU Mentoro, Jalan Raya Grindulu dia sengaja menghentikan kendaraan untuk mengurangi muatan. Pasalnya tanjakan yang akan dilalui cukup berat.

Hanya selang beberapa menit sejak dia mematikan mesin, tiba-tiba pintu kirinya digedor seseorang. Serta merta, pria kelahiran Pemalang Jawa Tengah itu turun dari kabin. Saat kakinya menginjak tanah tiba-tiba dua ekor anjing jenis herder menyerang dan menggigit tubuhnya.

"Pokoknya spontanitas dia datang dan langsung mendobrak pintu mobilku. Daripada saya ladeni nanti pecah kacanya dan saya punya urusan dengan bos mending saya lari. Ternyata dia malah manfaatin anjingnya menggigit saya," ungkap Ponimin ditemui detiksurabaya.com di Ruang Mawar RSUD Pacitan, Jumat (19/6/2009).

Ponimin menuturkan, saat yang bersamaan, IB si pemilik anjing datang menghampiri. Anehnya, pengelola SPBU yang masih adik ipar pemilik perusahaan tempat dia bekerja tidak berusaha mencegah. Lantaran takut, korban berusaha lari menyelamatkan diri hingga ke persawahan.

Karena kekuatan tidak seimbang, korban akhirnya terjatuh. Sementara taring kedua ekor anjing terus mencabik-cabik kulitnya hingga berlumuran darah. Korban kian tak berdaya, apalagi setelah beberapa pukulan IB mengarah kepadanya.

Merasa jiwanya terancam, korban berusaha berontak. Dengan tenaga yang tersisa dia lari menuju pemukiman sambil berteriak minta tolong. Rupanya, ada warga yang mendengar teriakan korban dan berusaha mengingatkan pelaku. Menyadari
kekeliruannya, pelaku menggiring kedua anjing ke arah warga tersebut.

Mengetahui konsentrasi pelaku terpecah, korban lari memasuki kabin truk. Dengan menggunakan telepon genggam korban menghubungi sang majikan yang kemudian membawanya ke rumah sakit.

"Saya nggak tahu apa jadinya kalau bos saya tidak segera datang," imbuh dia sambil menunjukkan luka yang dideritanya.

Peristiwa tersebut langsung menyita perhatian polisi. Untuk mengetahui motif kejadian, satreskrim Polres Pacitan memanggil sejumlah saksi. Hasil pemeriksaan sementara pelaku diduga tega melakukan tindakan sadis lantaran mabuk.

Sementara, 2 ekor anjing yang melukai korban saat ini dipindahkan ke rumah keluarga pelaku di Kelurahan Ploso. Polisi juga bermaksud memeriksakan kesehatan hewan-hewan itu. Ini terkait kemungkinan adanya indikasi penyakit rabies.

"Kita dalami kasusnya. Kalau ada indikasi ke arah pidana nanti kita naikkan ke penyidikan. Nanti kita cari saksi-saksi yang menguatkan," papar Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Sukimin kepada detiksurabaya.com.

Hingga kini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Pacitan. Sementara Kamis malam puluhan warga sekitar sempat menggeruduk SPBU. Mereka menuntut pemilik anjing memindahkan hewan berbahaya itu dari lingkungan warga.

(fat/wln)
Berita Terkait