Ibu korban, Sumirah tak kuasa menahan tangis saat peti putrinya dimasukkan di rumah. Tubuhnya lemas dan langsung pingsan.
"Nurul, tidak kuat aku..," jerit Sumirah di samping peti jenazah putrinya, Kamis (18/6/2009).
Selain Sumirah, suara tangis juga terdengar dari keluarga lain yang terlihat memegang ibu Nurul dan memberikan minum. Jenazah Nurul diantar Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) melalui Bandara Adi Sumarno Solo dan tiba di rumah duka sekitar pukul 12.00 WIB. Korban akan dimakamkan di TPU yang terletak 200 meter depan rumah duka.
Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Depnakertras Choirul mengaku bahwa semua hak termasuk santunan dengan total Rp 45 juta telah diterima oleh ahli wris kedua orang tua.
"Semua hak korban kita serahkan kepada orang tua yang juga disaksikan perangkat termasuk camat Kwadungan mudah-mudahan keluarga sudah ikhlas menerima," jelas Choirul kepada wartawan, Kamis (18/06/2009).
Sementara Camat Kwadungan Setiono menambahkan hasil otopsi dokter berdasarkan keterangan KBRI bahwa korban meninggal dunia murni karena gantung diri. Diduga motif gantung diri karena stres majikannya telah dirampok.
"Kata keterangan KBRI dari Depnaker yang saya peroleh, korban gantung diri karena majikannya kena musibah perampokan, dan saat ini keluarga telah ikhlas menerima hasil otopsi tersebut," jelas Setiono.
Pantauan detiksurabaya.com di rumah duka tampak ratusan warga menyambut kedatangan jenazah Nurul mulai pukul 07.00 WIB, sedangkan pihak keluarga terlihat shock.
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Nurul Wijayanti binti Sukono ditemukan gantung diri dengan seutas kain batik di rumah mertua majikannya, Sia Fok Chai di alamat No 35 Jalan Sri Damai I, Taman Sri Damai 43000 Kajang, Selangor, Malaysia Sabtu (13/06/2009).
Perempuan kelahiran 23 September 1986 itu sebelumnya bekerja di rumah majikannya Tan Seng Who sejak 2007. Dia bekerja di alamat No 21 Jalan Asa IV, Taman Asa, Kajang, Selangor. Namun kemudian Tan menyuruh Nurul untuk bekerja di rumah mertuanya, Sia Fok Chai.
Nurul diketahui diberangkatkan PJTKI PT Mutiara Putra Utama Jalan Sungkul RT 11 RW 4 Kelurahan Plumbungan Kecamatan Karangmalang Sragen Jateng. Sedangkan di Malaysia, dia bekerja pada agen PT Aries Abadi.
(fat/fat)











































