Barang rongsokan yang dikira dinamo motor itu pun dibeli Sutomo, warga Dusun Sawahan Desa Bedahan Kecamatan Babat Lamongan. "Waktu saya membelinya, saya kira itu adalah dinamo sepeda motor," terang Sutomo kepada wartawan saat berada di Polsek Babat, Senin (15/6/2009).
Pria yang sehari-harinya sebagai pemulung dan pengepul besi itu mengaku membeli barang rongsokan dari seseorang seharga Rp 30 ribu. Dia baru mengetahui barang yang dibelinya berbahaya saat memperlihatkan ke tetangga.
"Saya diberitahu tetangga saya kalau barang itu bukan dinamo melainkan granat. Saya langsung menyerahkan ke Mapolsek Babat karena takut meledak," tuturnya.
Sementara anggota reskrim Polsek Babat, Brigadir Ali Masud saat mengidentifikasi mengaku jika granat tersebut masih aktif dan akan meledak jika pemicunya dibuka.
Usai identifikasi, kata Ali, granat yang diketahui produksi Pindad ini akan diserahkan ke Koramil Babat untuk diamankan.
(fat/fat)











































