Suwito Kepala sekolah SMA PGRI 1 Ngawi kepada wartawan di kantornya Jalan Raya Madiun - Ngawi, Senin (15/06/2009) mengatakan, dari 250 peserta UAN, 30 siswa dinyatakan tidak lulus.
"Peserta kita dari 250 ada 30 yang dinyatakan tidak lulus dan 9 mengalami pingsan, namun saat ini sudah membaik," jelas Suwito.
Pengumuman hasil UAN ini menurut Suwito dilakukan dengan cara mengirimkan ke wali murid melalui surat. Namun, karena para siswa penasaran, mereka pun datang ke sekolah untuk melihat langsung hasil kelulusan itu.
"Pokoknya ada 9 yang pingsan, namun nama-nama janganlah nanti mereka malu semua," terang Suwito.
Sementara itu, secara terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi Abimanyu saat ditemui wartawan di Kantornya jalan Ahmad Yani menyatakan, dari 17 sekolah SMA/MA yang diumumkan serentak pukul 11.00 WIB tersebut ada 131 siswa yang dinyatakan tidak lulus, sehingga harus mengikuti kejar paket c.
"Sudah kita umumkan pukul 11.00 WIB tadi dan diketahui ada 131 yang dinyatakan tidak lulus," jelas Abimanyu.
Abimanyau menambahkan, saat ini ada 3 sekolah yang belum diumumkan hasil UAN-nya, yakni SMAN 2, SMA Ma Arif dan SMA KP Kwadungan. Ketiga sekolah tersebut masih menunggu hasil Ujian pengganti kemarin dari BSNP. (bdh/bdh)











































