Rumah Staf BPN Dibobol Maling

Rumah Staf BPN Dibobol Maling

- detikNews
Senin, 15 Jun 2009 14:13 WIB
Kediri - Sebuah rumah mewah milik staf Badan Pertanahan Nasional (BPN)  Kediriyang ditinggal penghuninya kerja dibobol maling. Pemilik rumah di Perumahan Griya Indah Permata Sari Blok D Kelurahan/Kecamatan Mojoroto, Subroto (40) mengalami kerugian puluhan juta.

Pembobolan itu diketahui pertama kali sekitar pukul 12.00 WIB oleh petugas keamanan, Robi Jatmiko (20) saat berpatroli rutin. Robi kaget setelah melihat rumah korban pintunya tampak terbuka, padahal penghuninya sedang tidak di rumah.

"Saya kaget kok pintunya terbuka, padahal setahu saya Pak Broto ini kan lagi kerja di BPN. Nah setelah saya dekati ternyata pintunya dicongkel," kata Robi saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Senin (15/6/2009).

Mendapati rumah korban terbuka, Robi langsung menghubungi rekan sesama petugas keamanan dan melapor ke Mapolsek Mojoroto.

Robi mengaku mengenal pelaku pencurian, karena sempat bertanya perihal kondisi rumah korban saat dirinya melakukan patroli rutin. Menurutnya, pelaku berjumlah 3 orang mengendarai Toyota Avanza bernopol daerah Jogyakarta.

"Yang saya ingat salah satunya berkulit putih, badan tinggi besar, rambut cepak dan kemungkinan orang luar Jawa. Dia berbicara dengan bahasa Indonesia logat Jakartaan," jelas Robi.

Sementara hasil olah TKP yang dilakukan Satreskrim Polresta Kediri, korban ditaksir mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Ini setelah barang eletronik antara lain sebuah CPU, DVD Player dan PS milik korban hilang. Selain itu uang yang disimpan dalam laci almari juga diperkirakan raib, karena pintu kamar juga dalam kondisi tercongkel.

"Kalau totalnya belum tau mas, karena kami memang belum menghitungnya. Tapi kalau Rp 10 juta sepertinya lebih," kata Subroto.

Secara terpisah Kasat Reskrim Polresta Kediri AKP Slamet Pujiono, saat dikonfirmasi mengaku belum bisa memberikan keterangan. Menurutnya, pelaku kemungkinan pemain lama yang sudah berpengalaman dan upaya pengejaran saat ini masih dilakukan.

"Satu buktinya mereka tampak tenang saat ada satpam datang, dengan pura-pura bertanya. Sepertinya memang pelaku berpengalaman dan sudah biasa melakukan pencurian di perumahan mewah," ungkap Slamet.

(fat/fat)
Berita Terkait