Angka Tidak Lulus UAN di Kediri Cukup Tinggi

Angka Tidak Lulus UAN di Kediri Cukup Tinggi

- detikNews
Senin, 15 Jun 2009 12:45 WIB
Angka Tidak Lulus UAN di Kediri Cukup Tinggi
Kediri - Perkiraan akan tingginya angka ketidaklulusan pada sekolah setingkat SMA, terbukti di Kota Kediri. Dari 3.616 peserta Ujian Akhir Nasional (UAN), sebanyak 285 siswa dinyatakan tidak lulus.

Informasi yang dihimpun dari Dinas Pendidikan Kota Kediri, dari total siswa tidak lulus tersebut, 56 berasal dari jurusan IPA dan 229 lainnya berasal dari jurusan IPS.

"Untuk jurusan IPA yang lulus 96,52 persen dari total peserta 1.606. Sedangkan IPS yang lulus 88,59 persen dari 2.010 total peserta UAN di jurusan ini," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto, saat ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (15/6/2009).

Angka ketidaklulusan tahun ini menurut Siswanto mengalami kenaikan apabila dibandingkan tahun 2008, yaitu sebanyak 97% untuk jurusan IPA dan 90% untuk jurusan IPS.

Untuk penyebab meningkatnya angka ketidaklulusan, diakui oleh Siswanto diperkirakan akibat naiknya standar nilai kelulusan serta semakin bertambahnya bobot soal dalam UAN.

"Indikasinya, meningkatnya ketidaklulusan ini terjadi merata di seluruh Jawa Timur dan bukan hanya di kota kami," ujarnya.

Sementara untuk pelaksanaan pengumuman kelulusan di Kota Kediri dilakukan dengan dikirimkan ke masing-masing alamat siswa. Hal itu dilakukan oleh perwakilan dari masing-masing sekolah, dan informasi yang dikirimkan hanya untuk siswa yang tidak mendapatkan kelulusan.

"Intinya kalau ada pihak sekolah yang datang berarti harus was-was, kalau tidak berarti lulus. Langkah ini kami ambil karena tahun sebelumnya juga diterapkan dan kami nilai sukses dengan tidak banyak siswa yang menggelar konvoi," jelas Siswanto.

Meski demikian berdasarkan pantauan detiksurabaya.com di sejumlah ruas jalan di Kota Kediri, hal ini tidak menyurutkan niat siswa untuk menggelar konvoi. Ironisnya, mereka melakukannya saat informasi pengumuman belum diketahui karena baru mulai dikirimkan pukul 12.00 WIB.

"Pokoknya optimis lulus. Kalau nanti ternyata nggak lulus kan ada ujian persamaan paket," kata Dwi susanto, salah satu siswa SMA swasta di Kota Kediri.

Terjadinya aksi konvoi pelajara dalam merayakan kelulusan tersebut menjadikan aparat kepolisian harus bekerja ekstra ketat. Sedikitnya 300 personel gabungan dari unsur Satuan Lalu Lintas, Sat Samapta dan Intel Polresta Kediri tampak ditugaskan untuk mengamankan sejumlah titik.

(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini