Kapolres Ngawi AKBP Budi Sajidin mengaku bahwa pihaknya telah menyebar anggotanya di 17 sekolah dan bersiaga sejak semalam.
"Kita telah terjunkan untuk pengamanan sebanyak 300 personel lebih. Dibantu pihak Satpol PP yang akan mengawasi pengumuman kelulusan baik secara tertutup maupun terbuka," jelas Budi kepada detiksurabaya.com saat dihubungi.
Pengamanan juga dilakukan di kantor Dinas Pendidikan Jalan Ahmad Yani dan jalan-jalan protokol yang rawan dilalui konvoi pelajar yang merayakan kelulusan.
Kapolres menjelaskan, meski dilakukan pengumuman kelulusan namun ada 3 sekolah yang masih mengikuti ujian ulang di luar Kabupaten Ngawi, meski tetap dilakukan pengamanan dan pengawasan. Ke-3 sekolah itu yakni SMAN 2, SMA Ma'arif dan SMA KP Kwadungan.
Kepala Dinas Pendidikan Ngawi Abimanyu menambahkan pengumuman kelulusan tingkat SLTA baru di 17 sekolah dari 20 sekolah baik negeri maupun swasta.
"Baru 17 sekolah mendapat pengumuman, karena 3 sekolah kemarin masih belum bisa dikeluarkan hasilnya karena masih ada SMA yang mengikuti ujian pengganti di luar Kabupaten Ngawi," jelas Abimanyu.
Abimanyu menambahkan untuk hasil kelulusan akan diumumkan pukul 11.00 WIB dengan memanggil wali murid ke sekolah masing-masing.
"Hasilnya jangan sekarang nanti malah bikin gejolak," tambah Abimanyu dengan tergesa-gesa menutup teleponnya.
(fat/fat)










































