Wanita Misterius Ditemukan Pingsan di Tower Axis

Diduga akan Bunuh Diri

Wanita Misterius Ditemukan Pingsan di Tower Axis

- detikNews
Minggu, 14 Jun 2009 14:45 WIB
Kediri - Warga Dusun Prambatan, Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, Kediri, digemparkan aksi nekat seorang wanita tanpa identitas yang ditemukan pingsan di atas tower Axis setinggi 52 meter, Minggu (14/6/2009).

Diduga, wanita misterius berusia sekitar 30-40 tahun itu akan bunuh diri sebelum akhirnya ditemukan pingsan, sekitar pukul 10.00 WIB, oleh warga yang sedang melakukan aktivitas pengeringan gabah di sekitar tower.

Warga pun langsung melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Pagu. Tak berselang lama, polisi memberikan pertolongan. Evakuasi korban sedikit terhambat karena minimnya peralatan. Petugas baru menurunkan korban 3 jam kemudian, setelah mendatangkan 6 anggota Tim SAR dari Sat Brimob Kompi C Kediri.

Awalnya, warga melihat adanya sepasang sendal jepit bertuliskan inisial ED, sebotol air mineral dan sebuah sepeda angin namun tidak diketahui siapa pemiliknya. Di tengah kebingungan, salah satu warga secara tak sengaja melihat ke arah atas dan mengetahui wanita tersebut sudah di puncak tower.

"Yang pertama kali melihat Pak Wo (Suwoko) yang nggak sengaja melihat ke atas dan mengetahui wanita itu ada di puncak tower. Tadi saat pertama kali dilihat, dia posisinya duduk dan kakinya menggelantung," kata Suyono, salah satu warga saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.

Meski begitu, beberapa warga mengaku sempat melihat wanita tersebut saat menaiki tower. Namun, saat itu warga tidak menaruh curiga karena korban sempat menghentikan aksinya, setelah dibujuk untuk turun.

"Kalau nggak salah tadi jam 06.00 dia sudah sempat naik. Tapi setelah dibujuk dia kembali turun. Warga mengira dia sudah pergi dari tempat itu," kata Haikal, salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.

Sementara korban langsung dilarikan ke RSUD Pelem Pare. Sementara beberapa benda yang ditemukan di sekitar tower diduga milik korban diamankan di Mapolsek Pagu.

"Sementara kita masih fokus bagaimana menyadarkannya dan mengorek informasi mengenai identitasnya. Nanti kalau semua sudah jelas, motif yang mendasarinya melakukan aksi nekat ini mungkin barui bisa diketahui," kata Kapolsek Pagu AKP Ketut Mudite saat dikonfirmasi wartawan di RSUD Pelem Pare.
(fat/fat)
Berita Terkait