"Kami menyatakan bahwa tidak ditemukan adanya bahan peledak di kampus ini," kata Kapolwil Madiun Kombes Pol Ahmadi kepada wartawan di kampus Widya Mandala, Jalan Manggis, Madiun, Sabtu (13/6/2009).
Ahmadi menjelaskan, tugas polisi saat ini adalah menyelidiki siapa yang melakukan teror ini. Pelacakan nomor telepon yang digunakan oleh pelaku dilakukan bekerjasama dengan PT Telkom dan akan diungkapkan ke publik secepatnya.
Sementara itu, Kapolresta Madiun AKBP Aldrin tidak mau mengungkapkan mengenai nomor telepon yang digunakan oleh peneror. "Jangan dulu, kami masih melakukan penyelidikan mengenai kasus ini," katanya.
Seperti dibertitakan sebelumnya, kampus Widya Mandala diancam teror bom oleh penelepon gelap. Penelepon pria itu mengancam bahwa ada bom di kampus yang akan meledak pada pukul 10.00 WIB.
(stv/bdh)











































