Kepastian hengkangnya Aji dari Stadion Brawijaya disampaikannya sendiri dalam jumpa pers di markas Persik, seusai tim tersebut mengalahkan Persita Tangerang 3-1 di laga terakhir ISL musim ini, Rabu (10/6/2009).
"Yang pertama saya ingin ucapkan adalah Alhamdulillah, karena di laga terakhir bersama Persik saya bisa memberikan kemenangan. Untuk musim depan saya sudah pastikan akan ke Persisam bersama Mas Iwan," tutur Aji, menyebut nama Iwan Budianto, eks manajer Persik yang mundur sejak bulan lalu.
Kepindahan ke Persisam diakui Aji setelah proses negosiasinya dengan manajemen 'Macan Putih' menemui jalan buntu. Terlebih, dia juga mengaku sudah mengantongi uang panjar dari klub ibukota Kalimantan Timur tersebut, yang musim ini keluar sebagai juara Divisi Utama.
"Kalau tanya nilai kontraknya, pokoknya sudah bisa untuk bisa menghidupi keluarga saya," ujar Aji.
Kendati begitu ia meminta suporter Persik tidak menyalahkan manajemen atas kepergiannya. Menurutnya, buntunya negosiasi merupakan hal yang lumrah dalam sebuah proses kepindahan pemain dan pelatih di era sepakbola moderen saat ini.
"Saya hanya bisa berpesan, jangan salahkan walikota. Beliau sebenarnya sudah memberikan apa yang sama minta, tapi terlambat karena saya sudah terlanjur menjalin komitmen dengan Persisam.”
Ketika ditanya apakah akan memboyong pemain Persik ke Samarinda, Aji mengaku belum bisa membuat keputusan, sampai dia melakukan tugas terdekatnya membesut Persebaya Surabaya untuk satu pertandingan terakhir.
"Konsentrasi saya saat ini ke Persebaya dulu, bagaimana agar saya dapat meloloskannya ke ISL musim depan. Ini karena saya sudah menandatangani kontrak di sana untuk satu laga, dengan target bisa meloloskan," pungkasnya.
(gik/gik)
