Polres Kantongi 9 Nama Pelaku Perampokan

Tokoh NU Blitar Dibantai

Polres Kantongi 9 Nama Pelaku Perampokan

- detikNews
Kamis, 04 Jun 2009 17:51 WIB
Blitar - Kerja keras polisi Polres Blitar mengungkap serangkaian aksi perampokan di wilayahnya mulai menunjukkan hasil. Setidaknya 9 nama pelaku perampokan telah dikantongi dan saat ini masih dalam pengejaran.

Hal ini seperti disampaikan Kapolres Blitar AKBP Eko Iswantono saat ditemui wartawan setelah menggelar rapat konsolidasi dengan Muspida dan perwakilan banser.

"Ini juga sekaligus sebagai bukti, kalau kami tidak tinggal diam dengan terjadinya serangkaian perampokan di wilayah kami. Saat ini sudah ada 9 nama yang kami incar untuk ditangkap, karena memang diindikasikan sebagai pelaku perampokan," kata Eko kepada wartawan saat mengantisipasi kemungkinan terulangnya perampokan di Mapolresta Blitar, Kamis (4/6/2009). .

Meski demikian siapa saja nama-nama yang telah dikantongi tersebut, Eko mengaku belum menyebutkan sekarang. "Nanti saja kalau sudah tertangkap pasti akan kami gelar agar masyarakat juga bisa mengetahui dengan jelas," ujarnya.

Sementara terkait sulitnya pengungkapan kasus perampokan hingga terulang beberapa kali, Eko mengakui karena tingkat profesionalitas pelakunya. Pihaknya mengaku selalu kehilangan jejak dalam setiap kali melakukan olah TKP, karena minimnya barang bukti yang ditemukan.

Secara terpisah Kapolwil Kediri Kombes Pol Heru Purwanto, terkait maraknya kasus perampokan di wilayahnya mengaku kemungkinan pelaku yang beroperasi merupakan pemain lama yang berasal dari luar wilayah Eks Karesidenan Kediri.

"Oleh karena itu kami akan terus melakukan koordinasi dengan Polwil luar, serta meningkatkan koordinasi dengan Polda Jatim dan luar Jatim," tegas Heru.

Sebelumnya, aksi perampokan untuk kesekian kalinya terjadi di Kabupaten Blitar, Rabu (3/6/2009) dinihari. H.Muhammad Ichwanto (52) yang diketahui sebagai pengsuaah ayam petelur dan tercatat sebagai Ketua Anak Cabang NU Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, menjadi korbannya hingga meninggal dunia. Hal ini menjadikan banser sebagai pasukan pengamanan NU geram, dan menyiapkan 15 ribu anggotanya untuk menggelar sweping dalam upaya mengejar pelaku perampokan.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait