Kekecewaan itu diungkapkan Bupati Ngawi Harsono saat melakukan rapat dengan 28 kepala sekolah se Ngawi di Kantor Dinas Pendidikan, Jalan Ahmad Yani, Kamis (4/6/2009).
"Yang jelas kita kecewa atas penundaan UAN untuk SMAN 2, karena mereka
dan orangtua sudah pada bingung stres atas ini semua atas surat penundaan dari BSNP semalam itu," jelas Harsono usai rapat.
Kekecewaan yang akibat penundaan ini karena pihak BSNP belum bisa menunjukkan bukti kecurangan, tapi sudah mengirimkan surat keputusan penundaan UAN ulang. BSPN dalam keterangannya hanya menyebutkan ada pola kesamaaan dalam lembar jawaban, dan rusaknya lembar jawaban yang tidak dapat di scan.
Untuk itu, Bupati Ngawi meminta agar BSNP melakukan koreksi manual atas kesalahan pada lembar jawaban UAN untuk SMAN 2 Ngawi.
Akibat penundaan UAN ulang yang seharusnya dilaksanakan tanggal 8-12 Juni mendatang, Bupati Ngawi mengintruksikan kepada Kasek dan seluruh guru SMAN 2 Ngawi untuk memberikan pengarahan secepatnya kepada murid dan para wali murid, agar tenang hingga permasalahan selesai.
(bdh/bdh)










































