"Kami hanya bisa melihat dari luar saja. Masih ada asap yang keluar dari dalam kapal. Terlalu berisiko masuk ke sana," ujar Kepala Adpel Tanjung Perak Surabaya, Cholik Kirom, kepada wartawan di kantornya di Jalan Kalimas Baru, Kamis (4/6/2009).
Cholik mengatakan bahwa untuk memadamkan api, sebuah tug boat masih terus menyemprotkan air ke badan kapal.
Dari foto yang ditunjukkannya, Cholik memperlihatkan bahwa kondisi kapal sudah hangus dan berwarna coklat, khusunya di bagian bawah. Sedangkan bagian atas masih terlihat cat kapal yang berwarna putih, meski di sekitarnya juga terlihat beberapa bagian yang terbakar.
"Kapal itu berada 100 meter dari galangan PT Prima Vista," tandas Cholik.
(bdh/bdh)










































