Peluru yang diduga berasal dari senapan angin tersebut kini masih bersarang di tulang rahang Dadang. Peristiwa ini terjadi saat korban bersama puluhan
suporter Persitara lainnya dalam perjalanan menuju Lamongan untuk menyaksikan tim kesayangannya berlaga melawan Persib Bandung.
Dadang harus menahan sakit saat melakukan visum di RSUD dr Soegiri Lamongan. Warga Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, ini terkena tembak di bagian tulang rahang saat berada di kereta api Kertajaya dan ia baru dioperasi ketika berada di Lamongan.
Dadang mengaku peristiwa penembakan tersebut terjadi saat kereta api Kertajaya melaju dan terjadi di wilayah Kelurahan Rajawali Selatan, Jakarta Selatan. "Saat itu saya bersama suporter lainnya akan menuju Lamongan," tuturnya.
Saat itu, lanjutnya, dia dan suporter lainnya diserang oleh puluhan orang tak dikenal. "Mungkin saja dilakukan oleh suporter lainnya yang tidak memakai atribut," ujarnya.
Dadang akan dirawat di RSUD dr Soegiri hingga peluru yang diduga berasal dari senapan angin tersebut diambil. Peluru yang bersarang di tulang rahangnya akan dikeluarkan terlebih dahulu untuk mengurangi rasa sakit.
Rencananya, kasus ini akan dilaporkan ke kantor polisi Jakarta Selatan setelah hasil visum dari RSUD dr Soegiri dikeluarkan.
(bdh/bdh)











































