Peristiwa itu terjadi ketika wartawan tengah mewawancarai sejumlah penumpang KM Mandiri Nusantara di ruang tunggu Gapura Surya, Tanjung Perak, tiba-tiba seorang lelaki yang diduga pegawai PT Prima Vista menghentikannya.
"Yang bukan penumpang diharap keluar," ujar orang yang belum diketahui namanya itu saat mencoba mengusir para wartawan di Gapura Surya, Minggu (31/5/2009).
Selain itu orang berbaju coklat dan berkacamata tersebut meminta agar wartawan tidak memberitakan perasaan yang dirasakan para penumpang yang lolos dari maut setelah kapal yang ditumpanginya menuju Kalimantan terbakar di Kepulauan Keramaian.
Pria misterius itu pun melarang para penumpang agar tidak melayani wawancara yang dilakukan para wartawan. "Kami tidak mengungkit perasaan mereka, justru mereka yang ingin mencurahkan perasaannya," bantah Irfan, seorang wartawan.
Karena tetap ngotot melarang wartawan melakukan wawancara, sempat terjadi sedikit ketegangan. Untunglah ketegangan itu langsung bisa dicairkan saat sejumlah petugas Adpel Tanjung Perak membawa orang tersebut ke sebuah ruangan.
(iwd/gik)










































