"Adik saya, Sugianto bilang melalui ponsel mengaku perutnya sakit karena belum terisi makanan," ujar salah satu keluarga penumpang, Marsus Arifin (43) kepada wartawan di posko Adpel Tanjung Perak, Minggu (31/5/2009).
Kakak kandung Sugiyanto asal Jember ini menjelaskan, adiknya berhasil dihubungi sekitar pukul 15.15 WIB. Saat itu suara adiknya terdengar lemas. Marsus menjelaskan, dalam kapal tersebut ada 4 keluarganya yang sedang menuju ke Balikpapan.
Ke-4 keluarganya yang ada di dalam kapal masing-masing memiliki kepentingan. Ada yang pulang ke Balikpapan, ada pula yang mengambil barang untuk usahanya di Jember. Mereka yakni adiknya, Sugiyanto (33), Hariyono (40) dan Sulastri (33) serta anak Sulastri, Laila (2,5).
Meski mereka mengabarkan selamat, namun kondisi mereka memprihatinkan. Selain tidak ada makanan, mereka juga kedinginan. Sebab sejak diselamatkan, baju mereka basah kuyub dan hingga kini tidak ada baju pengganti.
"Tidak ada susu juga buat keponakan saya yang masih berusia 2,5 tahun. Sebab semua barang bawaannya hilang dan terbakar," jelas Marsus. (fat/fat)










































