"Lima keluarga saya menumpang kapal tersebut," kata Butari salah satu keluarga penumpang KM Mandiri Nusantara kepada wartawan di lokasi.
Butari mengaku, kelima kerabatnya terdiri dari adik kandung bernama Juarif dan empat kerabat jauhnya. Butari sendiri tidak tahu keadaan mereka karena ponsel yang dibawa Juarif adiknya tidak bisa dihubungi.
"Saya mengetahui terbakarnya KM Mandiri Nusantara dari berita di televisi," tuturnya.
Sementara salah satu keluarga lain, Farokha bersama suami dan kedua anaknya sengaja mendatangi posko tersebut. Kedatangan Farokha tidak lain ingin mengetahui kondisi adiknya bernama L. Sodik yang bekerja sebagai ABK KM Mandiri Nusantara. Sebab nasib adiknya juga masih belum jelas.
"Kabarnya selamat tapi saya tetap merasa khawatir sehingga perlu untuk mendatangi posko," ungkapnya.
Sedangkan menurut Humas Adpel Tanjung Perak Sri Sukesih, kapal penolong yang membawa para penumpang dan ABK KM Mandiri Nusantara diperkirakan akan tiba pukul 15.30 WIB. (wln/fat)










































