Silih berganti, keluarga 21 siswa yang sedang mengikuti kegiatan penjelajahan mendatangi sekolah. Mereka menanyakan nasib anak-anaknya yang dikabarkan tersesat di Argopuro.
"Sejak tadi keluarga terus berdatangan ke sekolah. Mereka menanyakan kabar anak-anaknya," ungkap Wakasek Kesiswaaan SMUN Kapongan Situbondo, Sugiyono Eksantoso dalam bincang-bincangnya dengan detiksurabaya.com, Senin (25/5/2009).
Pihak sekolah kata dia meminta kepada para keluarga agar tetap tenang dan tetap berdoa bagi keselamatan semuanya. "Saya minta tetap tabah dan terus berdoa. Doakan rombongan selamat dan segera bisa ditemukan," katanya.
Seperti diberitakan, rombongan anggota Pramuka dari SMUN Kapondang diduga tersesat. Sebab sesuai jadwal, mereka melakukan penjelajahan tanggal 20-22 Mei. Namun hingga tanggal 25 Mei, rombongan belum tiba. 21 siswa itu didampingi 3 orang pendamping. Salah satu pendampingnya adalah guru mereka, Atiqurrachman.
(gik/gik)











































