Diduga Kelaparan, Lelaki Tua Tewas di Atas Kursi

Diduga Kelaparan, Lelaki Tua Tewas di Atas Kursi

- detikNews
Minggu, 24 Mei 2009 13:42 WIB
Kediri - Nasib mengenaskan menimpa seorang lelaki berusia 60 tahun bernama Mbah Jan, warga Desa Banyakan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Akibat tak diurus keluarganya, dia menjalani masa tuanya dengan menggelandang hingga akhirnya ditemukan mati dalam kondisi membusuk.

Korban ditemukan warga masyarakat di Jalan Penanggungan, depan SMP Negeri 8 Kota Kediri, Minggu (24/5/2009) siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat pertama kali ditemukan, korban tidur terlentang di atas sebuah kursi panjang dengan mengenakan pakaian motif kotak-kotak, celana coklat dan membawa sarung warna hijau.

"Tadi yang tahu pertama kali Pak Ali, terus dilaporkan saya dan saya teruskan ke polsek," kata Kancil (40) penjual es degan yang ada di sekitar lokasi penemuan mayat.

Untuk penyebab kematian korban, Kancil memperkirakan akibat kelaparan setelah sekian lama hidup menggelandang. Terlebih, keluarganya juga diketahui tidak bersedia merawat korban.

"Dulu sudah pernah seperti ini, sakit-sakitan dan dirawat gereja Santo Agustinus. Tapi saat diantarkan pulang, keluarganya tidak mau menerima dan dia kembali menggelandang," jelas Kancil.

Sementara petugas kepolisian yang mendapatkan laporan warga, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi. Hasilnya, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada jasad korban.

"Untuk sementara kami simpulkan dia mati karena kelelahan. Tapi untuk pastinya, kami sudah mengirimnya ke rumah sakit untuk diotopsi," kata Wakapolsek Mojoroto, Iptu Yusuf.

Dari hasil identifikasi, petugas kepolisian juga menyimpulkan korban telah meninggal dunia sejak Minggu dinihari. Hal itu dikuatkan oleh kondisi jasad korban yang telah kaku dan membusuk.

"Secara kebetulan ada anggota yang semalam melintas dengan melihat korban sudah dalam posisi seperti saat ditemukan. Namun saat itu tidak ada yang mengetahui kalau dia sudah meninggal," papar Yusuf.

Terkait keterangan sejumlah warga, yang menyebut korban meninggal akibat kelaparan setelah tak diurus keluarganya, Yusuf mengaku belum dapat menyimpulkan. Meski demikian, dia menganggap keterangan warga sebagai informasi yang akan ditindaklanjuti dengan dilakukannya penyelidikan lebih lanjut.

(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait