Saat seorang perempuan ditemukan hidup di rumah, polisi melansir data jika perempuan itu isteri Joko Purnomo (33), salah seorang korban tewas. Dari data di RT setempat, isteri Joko bernama Yuli Winingsih (32) warga Desa Pager Rejo, Kecamatan Gedeg, Mojokerto.
Para wartawan pun melansir dan mengutip data dari RT yang dikutip polisi tersebut. Tetapi saat korban tewas Joko Pramono akan dimakamkan di Desa Pager Rejo, rupanya isteri Joko bukanlah perempuan yang ditemukan selamat saat terjadi ledakan.
Setelah dikonfirmasi ulang ke Polsek Mojoanyar, ternyata perempuan yang ditemukan selamat bernama Herlin (31) warga Dusun Gedangklutuk, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Mojokerto. Oleh warga sekitar, Herlin diketahui sebagai Yuli, isteri Joko.
"Setahu saya, isteri Pak Joko itu ya Bu Yuli yang ditemukan selamat tadi malam. Tidak tahu lagi kalau ternyata itu bukan isteri Pak Joko," kata Erike Riyani (28), seorang perempuan yang tinggal tepat di depan rumah yang dikontrak Joko Purnomo.
Identitas Herlin diketahui jajaran Polsek Mojoanyar saat dimintai keterangan di RSUD Wahidin Sudirohusodo. "Herlin itu mitra kerja korban. Ada pula seorang perempuan asal Ponorogo yang tinggal di rumah tersebut," kata Kapolsek Mojoanyar AKP Sukarni kepada wartawan.
Perempuan asal Desa Manggu, Kecamatan Bongkal, Ponorogo itu diketahui bernama Senok (32), yang juga rekan kerja Joko. Pasca terjadi ledakan, Senok dan Joko ditemukan terlentang tanpa nyawa di ruang tamu.
Pengakuan mengejutkan justru diperoleh detiksurabaya.com dari isteri Joko, Yuli Winingsih beberapa saat sebelum pemakaman. Menurut Yuli, Joko telah berselingkuh dengan beberapa perempuan dan hampir tidak pernah pulang.
"Perempuan itu selingkuhan suami saya. Tapi kenapa suami saya harus tewas dengan cara seperti ini," kata Yuli dengan terbata-bata dan menitikkan air mata.
Pengakuan senada juga disampaikan ayah Yuli, Suwari (59) yang tinggal di Jalan Empunala, Kota Mojokerto. "Perempuan itu (Herlin) memang selingkuhan menantu saya. Tapi kabarnya sudah menikah secara siri. Karena itu Joko tidak pernah pulang," kata Suwari yang mengaku kaget dan sedih mengetahui menantunya tewas akibat ledakan.
Sejauh ini polisi masih menyelidiki keterkaitan antara Herlin dengan ledakan. Sebab meski terjadi ledakan cukup keras dan menewaskan 2 orang, namun Herlin ditemukan masih hidup dan hanya luka lecet biasa.
(fat/fat)











































