Tim khusus yang dibentuk Imigrasi ini terdiri dari lima orang. Kelima orang itu akan disebar ke daerah pesisir pantai utara (pantura) Jawa Timur.
"Diduga mereka akan menuju daerah pesisir. Karena daerah tersebut bisa menjadi transit mereka kembali meninggalkan Indonesia," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Malang, Subroto pada detiksurabaya.com di Kantor Imigrasi Kelas I Malang, Jalan Raden Panji Suroso, Selasa (19/5/2009) siang.
Dalam pengejaran ini, kata Subroto, pihaknya juga meminta bantuan dari aparat kepolisian Polwil Malang untuk menelusuri daerah pesisir pantai utara Pulau Jawa.
Ketika ditanya apakah kemungkinan para WNA tersebut kembali ke daerah Probolinggo tempat mereka ditangkap sebelumnya, Subroto mengatakan, hal itu tidak menutup kemungkinan.
"Kita juga akan telusuri daerah pesisir Pasuruan dan Probolinggo dan akses jalan menuju Pulau Bali," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, 10 dari 11 WNA asal Afganistan kabur melalui jendela ruang karantina Kantor Imigrasi Kelas I Malang, Selasa (18/5/2009) dini hari.
11 WNA itu ditangkap karena tidak mengantongi dokumen bersama 7 WNA asal Irak di kawasan pemukiman warga di Kraksaan, Probolinggo, Minggu (17/5/2009).
(bdh/bdh)










































