Petir menyambar rumah keluarga Naji (41) Desa Gunung Matte, Kecamatan Kota Sampang. Akibatnya, rumah berukuran 6x7 meter atapnya beterbangan dan tembok depan hancur.
Reruntuhan rumah permanen tersebut menimpa 3 orang anggota keluarga dan 1 orang tetangga dekat. Para korban tersebut sempat pingsan dan mengalami luka serius. Para korban dilarikan ke pusat kesehatan masyarakat setempat.
Saksi mata, Ahmad Fausi (32) warga setempat, mengatakan, petir diduga pertama menyambar antene TV lalu menjalar ke bangunan rumah keluarga Pak Naji.
"Sambaran petir itu sangat keras. Warga sekitar pada menjerit. Lalu, ada yang berteriak minta tolong karena rumah atap Pak Naji beterbangan dan bagian depannya hancur," terang Fausi pada wartawan dilokasi.
Para korban petir saat ini masih shock. Sedangkan tetangga dekat berusaha membersihkan reruntuhan bangunan yang menimpa perabot rumah dan alat-alat elektronik. Warga masih was-was karena hujan dan petir masih melanda kota Sampang.
(bdh/bdh)










































