Dua remaja ini adalah Nur Rofik (20) dan Muhamad Badrus (15), keduanya warga Desa Toyomarto, Singosari, Kabupaten Malang.
Kini kedua pelaku diamankan di Mapolsek Singosari bersama barang bukti sebuah kotak amal berisi uang sebesar Rp 167 ribu.
Dari informasi yang dihimpun, sebelum mencuri kedua pelaku mendatangi mushola untuk menunaikan solat duhur. Diduga karena kondisi mushola sepi, mereka kemudian beraksi dengan merusak gembok kotak amal memakai obeng. Diduga obeng ini telah dipersiapkan oleh para pelaku sebelumnya.
"Saat akan keluar dari mushola ada warga yang tahu dan mencurigai mereka mencuri uang dalam kotak amal, karena dalam kondisi terbuka," kata Kapolsek Singosari AKP Agus Guntoro pada detiksurabaya.com, Sabtu siang di ruang kerjanya.
Mantan Kapolsek Jabung ini menambahkan, kedua pelaku ini mulanya berkeliling menggunakan sepeda angin. Berdalih butuh uang membeli makanan mereka mendatangi mushola tersebut.
"Alasannya untuk jajan. Status mereka sudah tidak sekolah," pungkas Agus.
(bdh/bdh)










































