Arema Ingin Akhiri Puasa Kemenangan

Jelang Arema vs Persitara

Arema Ingin Akhiri Puasa Kemenangan

- detikNews
Jumat, 15 Mei 2009 17:34 WIB
Arema Ingin Akhiri Puasa Kemenangan
Malang - Enam pertandingan terakhir dijalani Arema Malang tanpa sekalipun meraih kemenangan. Akhir pekan ini, rangkaian hasil buruk tersebut coba diakhiri saat menjamu Persitara Jakarta Utara.

Cuma tiga poin dikumpulkan Arema dalam enam pertandingan terakhirnya di Liga Indonesia. Poin tersebut masing-masing didapat saat bermain imbang dengan Deltras Sidoarjo, Persija Jakarta dan Pupuk Kaltim, sementara saat menghadapi Persib Bandung, PSM Makassar dan Persiba Balikpapan, "Singo Edan" dipaksa bertekuk lutut.

Hasil tersebut jelas sangat mengecewakan. Karena itulah manajem klub menuntut seluruh anggota skuad Arema tampil habis-habisan saat menjamu Persitara akhir pekan ini.

"Dengan main maksimal akan menjadi evaluasi tim untuk kontrak pemain kembali. Tim masih mengharapkan menang dalam pertandingan nanti menjamu Persitara," kata M. Taufan Humas Arema Malang pada wartawan di Sekretaria Arema Malang Jalan Panderman, Malang, Jumat (15/5/2009)

"Jangan sampai kita terus dinamai tim hanya dapat menciptakan peluang saja," sambung dia.

Sementara itu Taufan mengakui target untuk tim dapat bertengger di papan atas sangat berat. Alhasil kini tim 'Singo Edan' hanya menargetkan posisi di papan tengah dan terlepas dari ancaman degradasi.

Di saat bersamaan Taufan juga meminta BLI ikut memantau jalannya pertandingan di pekan-pekan terakhir kompetisi ISL karena dikhawatirkan akan terjadi jual-beli pertandingan oleh beberapa klub demi terhindar dari ancaman degradasi. "Yang kita takuti adanya jual beli pertandingan," tegas Taufan.

Sementara untuk laga tersebut, pihak Arema juga akan meningkatkan keamanan untuk menghindari terulangnya aksi bakar oleh penonton. Sebanyak 790 personel juga telah disiapkan dari jajaran Polri dan TNI.

"Kami berusaha tidak ada bakar-bakar lagi dengan berkoordinasi dengan Aremania," ujar Ketua Panpel Arema Malang, M.Muklis K.

(bdh/bdh)
Berita Terkait