Wakil Ketua DPRD Situbondo Dijebloskan Rutan

Dugaan Korupsi Dana PSSS

Wakil Ketua DPRD Situbondo Dijebloskan Rutan

- detikNews
Jumat, 15 Mei 2009 14:58 WIB
Surabaya - Wakil Ketua DPRD Situbondo Masykuri Ismail akhirnya dijebloskan ke Rutan Situbondo setelah terjerat kasus dugaan korupsi dana pembinaan Persatuan Sepakbola Seluruh Situbondo (PSSS) sebesar Rp 500 juta.

Masykuri dijemput petugas dari Polres Situbondo dan petugas Kejari Situbondo di rumah dinasnya Jalan Merak, Kelurahan Patokan usai salat Jumat.

Sekretaris DPC PPP Situbondo ini lantas diboyong menuju kantor kejaksaan. Di kantor berlokasi Jalan WR Supratman tersebut, polisi langsung menyerahkan setumpuk berkas kasus korupsi PSSS beserta tersangkanya. Tak lama berselang, dengan dikawal beberapa personel kejaksaan dan polisi, Masykuri dijebloskan ke Rutan Situbondo.

Dari pantauan detiksurabaya.com, turut mendampingi politisi belia PPP ke rutan yakni isteri tersangka, Siti Munawarah bersama sang ayah Mudzakir Fatah (Mertua tersangka). Selain itu juga tampak kuasa hukum Pujiantoro di kantor Kejari. Memakai baju koko warna cokelat dan berpeci hitam, Masykuri sekitar pukul 13.30 WIB diboyong menuju rutan menggunakan minibus khusus tahanan milik kejaksaan.

"Kami akan berupaya mengajukan penangguhan penahanan untuk klien kami, namun semuanya akan kita lakukan sesuai prosedur hukum. Kita lihat sajalah perkembangannya nanti," tukas Pujiantoro SH saat dikonfirmasi di pelataran parkir Kejari Situbondo, Jumat (15/5/2009).

Sebelumnya, Masykuri menjadi tersangka dan ditahan di Mapolres Situbondo selama 4 bulan. Namun terpaksa dikeluarkan dengan alasan proses pemeriksaannya belum tuntas, sementara masa penahanannya sudah habis.

Kasus yang menimpa Masykuri ini sempat memicu sejumlah aksi elemen masyarakat dan LSM. Bahkan saat Masykuri Ismail digiring ke kantor kejaksaan, LSM Gempur yang selama ini tajam menyorot dan menggelar aksi demo, melakukan sujud syukur di beranda depan Kejari Situbondo.

"Kami sangat bangga dengn komitmen kejaksaan dalam menumpas dan menuntaskan kasus korupsi di Situbondo. Kami juga sangat berharap kasus-kasus korupsi lainnya juga diungkap tuntas," tegas Koordinator LSM Gempur MA Junaidi kepada detiksurabaya.com.
(fat/fat)
Berita Terkait