Sekar diduga diperkosa di Gunung Pasir Desa Ambunten Timur, Sabtu (9/5/2009) malam. Pelaku yang sudah diketahui identitasnya ini yakni Samsul Arifin (23) guru SMPN Ambunten, Hendri (21), Amsi (23) dan Faiz (24), semuanya warga Desa Ambunten Timur.
Peristiwa pemerkosaan itu terbongkar setelah korban terlihat pendiam dan raut wajahnya susah diajak komunikasi oleh orang tua angkatnya, Murean (39) yang berprofesi sebagai rias pengantin.
Korban pun berani membocorkan setelah didesak orangtua angkatnya. Mereka tidak terima dan akan melaporkan ke kepolisian setempat.
Mahmudz Kifli (41), salah seorang warga setempat mengaku, korban pemerkosaan tersebut saat ini sulit ditemui oleh siapapun. Bahkan, keluarganya juga masih menutup diri sebelum kasusnya ditangani petugas.
"Korban dan keluarganya saat ini shock dengan peristiwa itu. Jadi, memang sulit untuk ditemui," ujar Mahmudz pada detiksurabaya.com di rumahnya, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Sumenep, Rabu (13/5/2009).
Informasi yang berkembang, kata dia, korban diperkosa oleh 4 pelaku tersebut dengan cara bergiliran. Pertama kali dilakukan oleh Samsul Arifin.
Sementara salah seorang guru SMPN I Ambunten, Sumenep yang enggan disebut namanya membenarkan jika teman seprofesinya saat ini memiliki masalah.
"Memang benar, teman saya Samsul Arifin terjerat masalah pemerkosaan, tapi saya tidak tahu seperti apa posisi kasusnya," terangnya pada detiksurabaya.com di Perumahan Bumi Sumekar, Sumenep.
Sedangkan pihak Polsek Ambunten, Sumenep, masih belum menerima laporan dugaan pemerkosaan tersebut. "Belum ada laporan pemerkosaan, Mas. Kalau ada tentunya akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Kapolsek Ambunten, Sumenep, Iptu Sumaryono.
(fat/fat)











































