Menurut Hendrik (25), saksi mata, saat kejadian langit diselimuti mendung. Saat para pekerja akan meninggalkan hutan karet tiba-tiba angin kencang datang, Selasa (12/7/2009).
Para pekerja sontak panik dan berusaha menyelamatkan diri mencari tempat berlindung. Namun upaya mereka sia-sia karena puting beliung menumbangkan pepohonan. 7 pekerja apes dan tertimpa pohon karet yang berdiamiameter 40 cm dan berusia 15 tahun.
Mereka yang dilarikan ke rumah sakit itu mengalami patah tulang hingga gagar otak. Salah satu korban terluka parah di bagian kepala adalah Luki, kepala keamanan perkebunan. Hingga Rabu (13/5/2009), ke-7 korban masih dirawat di RS Krikilan, Glanmore. Pihak perkebungan belum bisa memastikan nilai kerugian akibat amukan puting beliung.
Namun sekitar 500 pohon karet yang masa produktifnya sedang tinggi tumbang. "Pohon yang tumbang sedang banyak-banyaknya memproduksi latex," kata salah satu mandor saat ditemui detiksurabaya.com di lokasi.
Pantauan di lokasi, selain pohon karet yang bertumbangan antara lain pohon kelapa dan sengon. Pepohonan yang tumbang itu menghalangi jalan masuk perkebungan. Pukul 09.10 WIB, para pekerja berusaha membersihkan pohon itu dengan gergaji mesin.
(gik/gik)











































