Mereka yang datang rata-rata para tetangga dusun atau tetangga sekitar. Mereka bersilaturrahmi atau menjenguk Supiah untuk memastikan kebenaran serta kondisi kesehatannya, setelah dikabarkan hilang.
Namun ada beberapa warga yang ternyata memiliki niat kurang 'baik'. Seperti pengakuan pria berinisial GN, warga Dusun Plaosan, Desa Temurejo. Pemuda itu diam-diam berniat meminta nomer judi togel yang akan dibeli. Mudah ditebak, GN ingin menembus angka
yang akan keluar diundi togel minggu ini.
"Sampeyan mau apa mas, apa mau minta nomer togel juga seperti saya," kata GN saat bertanya ke detiksurabaya.com, di halaman depan rumah nenek Supiah, Senin (11/5/2009).
Setelah dijelaskan, GN tersipu malu dan meminta maaf. Menurutnya, hanya dengan meminta petunjuk nenek Supiah saja dia yakin mendapat keuntungan dari membeli
togel. Sebab selama dia 'menekuni' judi togel nyaris tak pernah beruntung.
"Habis saya kalah terus mas, ini mumpung ada nenek Supiah," jelas GN polos diiringi tawa kecil.
Namun harapan GN tak seindah pikirannya. Kala menemui nenek Supiah dia justru 'dikerjai'. Pasalnya, meski berkali-kali meminta petunjuk Supiah, GN justru tak mendapatkan jawaban nomer togel yang dimintanya. Bahkan Supiah justru seakan menyarankan GN untuk membeli togel.
"Tuku ae 10 ewu, yo tukuo tah kok bingung (Beli saja 10 ribu, ya beli saja kok bingung)," saran Supiah tanpa memberi nomer togel yang diminta GN, dalam Bahasa Jawa.
Karena merasa tidak mendapat jawaban, akhirnya GN memilih untuk keluar dan duduk halaman depan rumah Supiah. GN masih berharap Supiah memberinya nomor
togel.
"Mungkin karena ada sampeyan jadi tidak mau, saya tunggu dulu ah," canda GN berbisik sambil beranjak dari tempat duduknya.
(fat/fat)











































