Ratusan bonek mania ini menuju ke Bojonegoro untul menonton pertandingan Persebaya melawan Persibo dengan menumpang kereta KRD, Minggu (10/5/2009).
Sayangnya, aksi sweeping LA mania dan polisi ini sempat diwarnai kericuhan. Peristiwa ricuh ini terjadi saat salah seorang suporter LA mania meminta agar bonek melepaskan atribut bonek yang dipakainya. Karena tidak mau melepas atributnya, suporter LA Mania kemudian memukul bonek tersebut.
Kericuhan di Stasiun Lamongan juga terjadi saat beberapa bonek melempar batu ke warga yang berada di stasiun. Akibat pelemparan itu, 3 orang bonek diamankan petugas ke Mapolres Lamongan.
Menurut KBO Samapta Polres Lamongan, Iptu Dwi Narwito, sweeping ini dilakukan agar suasana di Bojonegoro kondusif. Sebab, lanjutnya, beberapa waktu yang lalu para bonek sempat melakukan aksi anarkis di Gresik.
(bdh/bdh)











































