Menurut salah seorang paranormal asal Dusun Petahunan Desa Jajag Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Suratno (48), dalam waktu dekat kawasan pesisir selatan akan diterjang bencana kecil berupa wabah penyakit. Meski begitu, wabah penyakit itu tidak akan sampai menjadi petaka besar.
Untuk mengantisipasinya, nelayan setempat diminta melakukan selamatan apa yang dipesankan nenek Supiah. Yakni, selamatan jenang (bubur.red) grendul di hari Jumat Pon. Sebab, kawasan pesisir selatan Banyuwangi memiliki sejarah buruk di hari Jumat Pon tersebut. Di hari penanggalan Jawa, kawasan Grajagan dan sekitarnya dihempas bencana Tsunami.
"Dalam waktu dekat ini sepertinya akan datang serangan alam berupa penyakit, namun tidak sampai besar menjadi wabah. Tapi misterius, sebab itu segera diantisipasi," jelas Suratno tanpa bermaksud membuat keresahan warga saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya, Sabtu (9/5/2009) siang.
Saat ditanya apakah penyakit itu virus flu babi? Setelah beberapa saat memejamkan matanya, paranormal yang kerap bertapa di Alas Purwo ini mengaku tidak ada kaitannya dengan virus mematikan tersebut.
Selain memberikan peringatan waspada, Suratno yang juga berprofesi sebagai pengrajin pisau ini, juga memberikan kabar baik bagi nelayan. Sebab, hasil laut para nelayan akan segera melimpah.
"Di sisi lain dari penglihatan saya, hasil tangkapan nelayan semakin bagus," ungkap Suratno membeberkan hasil penerawangan melalui mata batinya.
Sementara Mbah Samsuri (35), rekan Suratno sesama Paranormal juga memberi peringatan yang sama. Menurutnya, alangkah lebih baik hari yang pernah terjadinya musibah besar kita peringati dengan selamatan dan berdoa.
"Terlepas dari pro kontra syirik atau apa, yang jelas momen dihari suka maupun duka lebih baik kita peringati dengan bersedekah dan berdoa," jelas Mbah Samsuri, bijak, kala ditemui detiksurabaya.com di sebuah rumah makan Jalan Raya Yos Sudarso, Jajag. (fat/fat)











































